Gadget

Huawei Tidak Lagi Dipercaya AS ? Pendiri : Huawei akan fokus pada Keamanan Cyber dan Perlindungan Privasi pada 2019

Sekarang ini beberapa negara khawatir tentang aspek keamanan yang berkaitan dengan produk Huawei, hingga pendiri perusahaan Ren Zhengfei mengirim surat tebuka kepada semua karyawannya untuk fokus pada keamanan cyber dan perlindungan privasi.

Surat itu berjudul “Untuk Meningkatkan Kemampuan dan Praktek Rekayasa Perangkat Lunak, dan Menciptakan Produk Berkualitas Tinggi yang Dapat Dipercaya.” Dalam surat itu, ia mengatakan bahwa perusahaan tersebut berada pada titik awal baru dalam hal komputasi awan, AI, definisi Perangkat Lunak, dan lainnya.

Ia mengatakan bahwa kepercayaan kepada perusahaan akan menjadi faktor penting bagi pelanggan ketika mereka memutuskan untuk membeli dan menerima produk Huawei dan mempercayai merek tersebut. Dia menambahkan bahwa kepercayaan tidak hanya datang dari hasil kualitas produk tetapi juga hal yang begitu melekat pada produk.

Selain itu, ia juga berbicara tentang peningkatan kemampuan dan praktik rekayasa perangkat lunak untuk menciptakan produk yang kredibel dan berkualitas tinggi. Untuk ini, Ren Zhengfei mengatakan bahwa dewan perusahaan telah memutuskan untuk melakukan perbaikan secara revolusioner.

Ketua Huawei Xu Zhijun telah menjanjikan investasi awal sekitar $ 2 miliar atau sekitar 29 Triliun Rupiah, yang akan digunakan perusahaan selama lima tahun kedepan di bidang Infrastruktur TIK. Dikatakan bahwa misi Huawei adalah membawa dunia digital kepada semua orang, setiap keluarga, dan setiap organisasi.

Pada tahun 2018, Huawei telah melihat tentang adanya pertumbuhan dari produknya sendiri ataupun perlawanan dari berbagai pihak. Sementara itu perusahaan bisa mendapatkan $ 100 miliar atau sekitar 140 Triliun Rupiah untuk pertama kalinya dan melampaui target penjualan 200 juta smartphone,walaupun tentunya Huawei menghadapi kritik keras dan kecaman dari berbagai negara khususnya Amerika Serikat.

Minggu lalu, telah dilaporkan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk melarang atau memblokir bisnis solusi infrastruktur jaringan 5G dari pengadaan peralatan dari perusahaan-perusahaan Cina, sebuah bencana besar bagi Huawei dan ZTE, yang merupakan produsen peralatan telekomunikasi terbesar dan juga Huawei merupakan salah satu perusahaan paling terdepan dalam hal teknologi 5G mengalahkan Nokia, Ericsson bahkan Samsung.

Please Login to comment
Back to top button
Close
Close