GamesTech News

Akhirnya FIFA 19 Tumbang Dibajak oleh CPY

FIFA 19 termasuk salah satu game yang membutuhkan waktu yang cukup lama dibajak oleh para scene group / cracker. Tidak seperti game terdahulunya yaitu FIFA 18 yang berhasil dibajak dalam waktu kurang dari 10 jam sejak perilisannya, FIFA 19 pun mampu bertahan selama 63 hari sebelum dibajak oleh CPY.

Jika dilihat beberapa tahun lalu sejak DENUVO baru merilis versi anti-Tamper mereka, beberapa group cracker dari yang kecil hingga terbesar seperti 3DM pun langsung merasa dampak DRM milik Denuvo ini, biasanya game mampu dibajak dalam waktu kurang dari sehari atau yang terlama seminggu sejak perilisannya, namun dengan kedatangan Denuvo ini sebagai DRM Anti-Tamper membuat beberapa game yang menggunakan jasanya sulit ditembus hingga berbulan-bulan lamanya.

3DM pun membuat pernyataan yang mengejutkan, mereka berhenti dari semua aktivitas cracking/membobol game dan mengatakan dalam 2 tahun lagi game bajakan merupakan hal yang mustahil. Dan mereka memutuskan menghentikan semua aktivitas pembajakan.

Nyatanya jika dilihat fakta sekarang, beberapa game yang menggunakan Denuvo pun mampu dibajak dalam waktu kurang seminggu seperti game Football Manager 2019 dan HITMAN 2.

Baca Juga : PES 2019 Berhasil Dibobol Oleh CPY, Ambang Kehancuran Denuvo?

Memang aktivitas pembajakan game adalah ilegal, dengan membajak atau menggunakan suatu game artinya kamu tidak menghargai developer atau tim yang bekerja dalam pembuatan game tersebut. Aktivitas pembajakan ini tentu merugikan developer selaku pengembang game, contohnya lihat saja Telltale Games yang dinyatakan bangkrut setelah beberapa minggu sejak perilisan game terbaru mereka yaitu The Walking Dead: The Final Season yang juga dibajak dalam waktu kurang sehari sejak perilisannya.

Tags

surgatekno

Jadilah Content Writer disitus ini lewat link https://surgatekno.com/content-writer/
Please Login to comment
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker