Mau dapat tambahan uang dari nonton video? Segera instal Snack Video melalui link ini.
Movie

5 Film Dengan Sad Ending, Akhir Ceritanya Bikin Nangis

Setiap penonton rata – rata memang mengharapkan sebuah film itu berakhir dengan happy ending. Tapi kan, tidak semua cerita dalam film harus memiliki happy ending agar dapat dikatakan film yang bagus.

Lagi pula, film – film yang tidak memiliki happy ending juga memiliki daya tarik tersendiri bagi para penonton. Tidak sedikit penonton yang lebih memilih tontonan dengan sad ending, loh.

Apalagi tidak semua film dengan sad ending bergenre romance, ada juga kok genre lain. Jadi buat kamu yang tidak terlalu menikmati genre romance, mungkin kamu bisa menikmati tontonan jenis ini.

Kalau masih bingung mau nonton apa, film – film dengan sad ending berikut ini bisa jadi referensi buat tontonan kamu. Disimak, yuk!

1. Grave of the Fireflies (1988)

Grave of the Fireflies (1988) - Film Dengan Sad Ending
Grave of the Fireflies (1988)
Detail Grave of the Fireflies (1988)
🎬 Sutradara: Takahata Isao
📅 Tahun tayang: 1988
🕒 Durasi: 93 menit
⭐ IMDB Rating: 8.5/10
📺 Genre: Animation, War, Drama

 

Mengambil latar belakang kota Kobe di Jepang saat serangan udara dari Amerika Serikat yang rasanya tanpa jeda membombardir negara matahari terbit itu pada perang dunia ke 2.

Tidak sedikit rumah – rumah masyarakat yang hancur terbakar akibat serangan rudal yang bertubi – tubi. Ratusan bahkan mungkin ribuan korban yang berjatuhan akibat serangan tersebut, banyak dari masyarakat Jepang saat itu kehilangan orang – orang yang mereka kasihi.

Akibat perang tersebut banyak anak – anak yang kehilangan orang tuanya. Mereka berusaha bertahan hidup di tengah peperangan yang entah kapan selesainya.

Seita dan Satsuko merupakan dua bersaudara yang juga menjadi korban peperangan itu. Mereka berdua kehilangan Ibu mereka akibat luka bakar sekujur tubuhnya. Seita menyembunyikan kejadian mengenai Ibu mereka dari Adiknya Satsuko.

Awalnya mereka berdua tinggal di rumah bibi mereka sepeninggal Ibu mereka. Bibi mereka sangat ramah sebelumnya, tapi lambat laun dia berubah.

Bibi itu bersikap seakan Seita dan Satsuko itu hanya benalu. Dia juga memberitahu Satsuko mengenai kejadian yang menimpa Ibu mereka. Padahal Seita mati – matian menyembunyikan hal itu dari Adiknya.

Karena perlakuan buruk yang mereka terima, Seita pun memutuskan untuk meninggalkan rumah Bibinya bersama Satsuko.

Tapi karena kesulitan mendapatkan makanan, keduanya sering kelaparan. Hal itu berujung meninggalnya Satsuko, yang dengan berat hati Seita mengkremasi sendiri jasad Adiknya sambil berusaha untuk tegar.

Bayangkan saja, anak sekecil itu mengalami hal yang menyakitkan ketimbang bersenang – senang seperti anak – anak seumurannya.


2. Silenced (2011)

Silenced (2011) - Film Dengan Sad Ending
Silenced (2011)
Detail Fim Silenced (2011)
🎬 Sutradara: Hwang Dong Hyuk
📅 Tahun tayang: 2011
🕒 Durasi: 125 menit
⭐ IMDB Rating: 8.1/10
📺 Genre: Drama

 

Film ini diadaptasi berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Korea Selatan dan telah dikisahkan dalah sebuah buku berjudul Dokani karya Kong Ji Young yang diterbitkan pada tahun 2009.

Buku tersebut ditulis berdasarkan sebuah kisah nyata yang terjadi di Gwangju sekitar tahun 2000an. Jadi ceritanya diawali dengan seorang guru musik bernama Kang In Ho yang memutuskan untuk mengajar di sebuah sekolah khusus tuna rungu.

Dia yang sedang mengalami kesulitan finansial, terpaksa mau tidak mau menerima tawaran bekerja di sekolah tersebut.

Saat melajukan mobilnya menuju sekolah tersebut, In Ho mengalami sebuah kecelakaan dan membuat mobilnya harus diperbaiki.

Untungnya dia bertemu dengan salah satu staff sekolah tersebut bernama Seo Yoo Jin yang bersedia memberi In Ho tumpangan menuju sekolah. Di hari pertamanya mengajar dia sudah mulai merasakan keganjalan yang terjadi pada para siswanya.

Tidak lama dia mengetahui sebuah fakta mengejutkan dan menyakitkan, beberapa siswa di sekolah itu telah mengalami kekerasan fisik dilihat dari tubuh mereka yang penuh luka lebam.

Selain kekerasan fisik, mereka juga mendapatkan kekerasan seksual. Dan pelakunya merupakan para guru termasuk kepala sekolah mereka.

Padahal jika dilihat, sekolah tersebut memiliki reputasi yang bagus. Para guru dan juga kepala sekolah memanfaatkan kekurangan yang dimiliki para siswa yang tidak mampu berbicara.

Kang In Ho yang dibantu Seo Yoo Jin pun berusaha untuk menguak kejadian tersebut, namun para petinggi berusaha untuk menutupi kasus tersebut. Hingga akhirnya film ini dirilis, masyarakat Korea sangat mengecam kejadian tersebut dan meminta kasus tersebut kembali diusut hingga tuntas.

Mau download film terbaru? Kamu bisa gabung ke channel Telegram download film.

3. Me Before You (2016)

Me Before You (2016) - Film Dengan Sad Ending
Me Before You (2016)
Detail Fim Me Before You (2016)
🎬 Sutradara: Thea Sharrock
📅 Tahun tayang: 2016
🕒 Durasi: 111 menit
⭐ IMDB Rating: 7.4/10
📺 Genre: Romance, Drama

 

Me Before You adalah film adaptasi dari novel dengan judul sama karya Jojo Moyes. Film ini berlatar di sebuah pedesaan di Inggris yang bercerita tentang seorang gadis bernama Louisa Clark yang telah bekerja selama kurang lebih enam tahun di sebuah toko kue.

Tapi karena toko kue tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan, jadilah dia kehilangan pekerjaannya dan menganggur.

Demi membantu perekonomian keluarganya, Louisa pun melamar kerja di kediaman keluarga Traynor yang kaya sebagai pelayan di rumah itu. Di rumah itu, Louisa dipekerjakan oleh Nyonya Traynor untuk mendampingi putranya Will Traynor yang mengalami kelumpuhan.

Will awalnya bersikap dingin dan tidak peduli pada Louisa. Tapi gadis 26 tahun itu berusaha untuk akrab dengan Will dengan banyak cara. Dia selalu membujuk Will untuk meminum obat dan makan tepat waktu.

Louisa juga mengajak Will untuk berjalan – jalan. Belakangan Louisa baru mengetahui bahwa kemungkinan Will untuk kembali hidup normal, sudah tidak mungkin.

Pria itu mengalami kelumpuhan hingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya, akibat dari kecelakaan yang menimpanya dua tahun lalu. Karena itu, Will mengikuti sebuah organisasi bunuh diri di Swiss.

Hal itu membuat Louisa terkejut dan mencari cara untuk membantu Will kembali mendapatkan semangat hidupnya.

Louisa lalu mengajak Will untuk menonton balapan kuda, menonton konser musik klasik yang dia sendiri tidak terlalu nikmati, hingga menemani Will ke pernikahan mantan pacar dan sahabat Will. Bahkan Louisa mengajak Will berdansa di pesta pernikahan itu.

Dia juga mengundang Will untuk makan malam di rumahnya bersama keluarganya. Hingga berlibur bersama di Paris, semua hal itu dilakukannya agar Will mau mengurungkan niat untuk mengakhiri hidupnya.


4. The Boy in the Striped Pajamas (2008)

The Boy in the Striped Pajamas (2008) - Film Dengan Sad Ending
The Boy in the Striped Pajamas (2008)
Detail Fim The Boy in the Striped Pajamas (2008)
🎬 Sutradara: Mark Herman
📅 Tahun tayang: 2008
🕒 Durasi: 94 menit
⭐ IMDB Rating: 7.8/10
📺 Genre: Drama, War

 

Film ini berlatar pada tahun 1930-an, saat Nazi menguasai Jerman. Seorang bocah delapan tahun bernama Bruno merupakan putra dari kolonel tentara Nazi.

Mereka tinggal di pusat kota Berlin di Jerman. Suatu hari Ayah Bruno yang bernama Ralf dipindah – tugaskan ke sebuah tempat yang memakan waktu seharian dari Berlin untuk sampai ke sana.

Bruno tidak terlalu senang pindah ke tempat asing yang terasa bagai penjara, belum lagi dia mudah merasa bosan.

Dia lantas memandang keluar jendela dan didapatinya pemandangan bangunan yang mirip peternakan. Bruno tidak tahu bahwa sebenarnya bangunan tersebut adalah kamp konsentrasi Nazi untuk orang – orang Yahudi.

Setiap hari ketika Bruno bermain ayunan di halaman rumahnya, dia akan melihat kepulan asap yang berasal dari kamp tersebut.

Kepulan asap itu adalah hasil dari pembakaran orang – orang Yahudi pada saat itu. Tapi Bruno tidak mengetahuinya. Penasaran, Bruno pun mengikuti arah kepulan asap tersebut dan sampailah dia di pagar berkawat yang membatasi halaman rumahnya dengan kamp tersebut.

Dia bertemu dengan Shmuel yang sedang duduk di balik pagar tersebut dengan pakaian bergarisnya. Sejak saat itu, kedua bocah tersebut menjadi akrab. Tanpa ada yang menyadari pertemanan mereka.

Bruno jadi sering mengunjungi Shmuel di kamp konsentrasi Nazi. Dia bahkan membawakan Shmuel bekal dari rumahnya yang diambilnya secara sembunyi – sembunyi.

Kemudian suatu hari, Ibu Bruno menyadari bahwa anaknya menghilang. Rupanya Bruno berhasil menyelinap masuk ke kamp tersebut dengan memakai baju tahanan yang diberikan oleh Shmuel. Semua itu dilakukannya untuk membantu Shmuel mencari Ayahnya yang menghilang.

Sayangnya mereka malah terperangkap dan digiring masuk ke dalam ruang gas kematian. Ketika Ibu Bruno menyadari hal itu, semuanya telah terlambat.

Hobi nonton film science fiction? Inilah deretan film Sci-Fi terbaik saat ini.

5. The Fault in Our Stars (2014)

The Fault in Our Stars (2014) - Film Dengan Sad Ending
The Fault in Our Stars (2014)
Detail Fim The Fault in Our Stars (2014)
🎬 Sutradara: Josh Boone
📅 Tahun tayang: 2014
🕒 Durasi: 133 menit
⭐ IMDB Rating: 7.7/10
📺 Genre: Romance, Drama

 

The Fault In Our Stars diadaptasi dari novel best seller karya John Green. Diceritakan seorang remaja 19 tahun penderita kanker paru – paru stadium 4, yang ingin menjalani hidupnya seperti remaja normal lainnya.

Namun, Ibunya meminta Hazel untuk mengikuti sebuah support grup untuk para penderita kanker. Walaupun Hazel tidak ingin ikut perkumpulan itu karena menurutnya tempat seperti itu membosankan, dia tetap pergi dengan diantar oleh ibunya. Di sanalah dia bertemu dengan Augustus Waters.

Gus adalah seorang remaja seumurannya yang mengidap Osteosarcoma. Akibat penyakit itu, Gus harus kehilangan kakinya dan memakai kaki palsu.

Bertemu dan mengenal Gus, membuat kehidupan Hazel berwarna. Hazel dapat lebih ceria berkat Gus. Ditambah, Hazel dan Gus memiliki banyak kesamaan sehingga dua remaja itu jadi lebih mudah akrab.

Keduanya sering bersikap sinis terhadap kehidupan, terutama bagi para penderita kanker seperti mereka. Waktu yang mereka habiskan bersama membuat lambat laun kedua remaja penderita kanker itu saling jatuh cinta. Dan tidak butuh waktu lama menjadi pasangan kekasih.

Hazel sangat menyukai buku berjudul An Imperial Affliction karya seorang penulis asal Amsterdam bernama Peter Van Houten.

Suatu hari, Gus mengajak Hazel pergi ke Amsterdam untuk menemui Peter Van Houten penulis favoritnya itu. Perjalanan mereka berdua terbilang berjalan mulus, bahkan sangat menyenangkan.

Hazel dan Gus sangat menikmati liburan mereka berdua seperti pasangan muda pada umumnya. sayangnya di akhir liburan mereka, penyakit Gus kambuh dan harus segera dilarikan ke rumah sakit. Beberapa waktu dirawat, kondisi Gus tidak kunjung membaik.

Tapi Hazel tetap setia mendampingi dan menyemangati kekasihnya itu. Sayangnya, Gus meninggal dunia yang membuat Hazel merasakan kesedihan mendalam. Seakan mengetahui waktunya tidak banyak, Gus telah meninggalkan surat yang sangat menyentuh untuk Hazel.


Jika sad ending-nya dikesampingkan, film – film yang tidak berakhir happy ending sebenarnya memberikan pesan yang dalam untuk para penontonnya. Tinggal bagaimana penontonnya menangkap dan menafsirkan pesan dari film tersebut.

Razqa Lathif

Founder dari SurgaTekno.com Menyukai dunia teknologi : coding dan fixing hardware dan software.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button

Alasan untuk Mematikan Adblock

Selamat datang di SurgaTekno - Informasi Terbaru Teknologi, Movie, Gadget dan Games. Untuk dapat mengakses konten kami, silahkan terlebih dahulu mematikan plugin Adblock. Karena di beberapa fitur tidak dapat digunakan ketika anda menggunakan Adblock.