GamesTech News

PES 2019 Berhasil Dibobol Oleh CPY, Ambang Kehancuran Denuvo?

Lagi-lagi sebuah scene group bernama CPY berhasil membobol game PES 2019 yang menggunakan proteksi Denuvo V4.9. PES 2019 sempat bertahan selama 87 hari sebelum dibobol oleh CPY.

Sebelumnya CPY membutuhkan waktu selama 64 hari untuk membobol game Shadow of the Tomb Raider yang menggunakan DRM Denuvo V4.9. Selang beberapa hari, CPY pun taklukkan Denuvo V4.9 yang terproteksi di game PES 2019, Apakah ini menjadi sebuah era kehancuran bagi Denuvo?.

Di awal-awal perilisan Denuvo, DRM Anti-Tamper ini berhasil membuat beberapa scene group ‘pensiun’ dari dunia cracking, contohnya adalah 3DM yang merupakan scene group atau grup cracking terbesar asal China ini harus menyerah ditahun 2016 karena kesulitan membobol game yang menggunakan DRM dari Denuvo ini dan memberikan pernyataan ‘kalau melihat teknologi enkripsi sekarang ini, akan semakin sulit dalam membajak sebuah game dan dalam dua tahun kedepan game bajakan merupakan hal yang mustahil’ mereka pun memutuskan untuk menghentikan semua aktivitas pembajakan.

Tetapi nyatanya pernyataan dari group 3DM salah total, beberapa scene group pun berhasil membobol DRM Denuvo bahkan versi terbaru sekalipun, seperti FCKDRM yang berhasil membobol game Football Manager 2019 dalam 4 hari saja yang menggunakan drm Denuvo V5.2. kemudian berlanjut ke game HITMAN 2 yang menggunakan versi terbaru dari Denuvo V5.3 pun dibobol dalam waktu yang sama saat perilisannya.

Memang jika dilihat masih ada beberapa game yang menggunakan DRM Denuvo yang belum berhasil dibobol, seperti FIFA 19 dan Life is Strange 2 yang hingga hari ini pun masih belum berhasil dibobol oleh para scene group/cracker. Dengan banyaknya game yang menggunakan DRM Denuvo yang berhasil dibobol dalam waktu yang singkat, ini menjadi pertanda bahwa Denuvo harus lebih berusaha lagi untuk memperbarui sistemnya agar tidak mudah dibobol oleh cracker saat ini.

Tags

surgatekno

Jadilah Content Writer disitus ini lewat link https://surgatekno.com/content-writer/
Please Login to comment
Back to top button
Close
Close