Patuhi protokol kesehatan ketika kita keluar rumah. Bersama Indonesia Bebas Covid-19.😊😊😊
Movie

7 Rekomendasi Film dengan Tokoh Jenius

Orang – orang jenius selalu digambarkan sebagai sosok yang memiliki kemampuan di atas rata – rata. Mereka memiliki kemampuan yang berbeda dari orang – orang pada umumnya. Cara pikir mereka atas segala hal juga sangat berbeda dari orang – orang biasa.

Orang – orang jenius memiliki pandangan mereka sendiri yang hanya mereka saja yang mengerti. Selain itu, orang jenius biasanya handal di satu atau banyak bidang keahlian. Tapi menjadi seorang jenius bukan berarti tidak dapat memiliki masalah dalam kehidupannya. Justru mungkin mereka sering menghadapi masalah yang lebih sulit dari kebanyakan orang rata – rata.

Nah, dalam film – film berikut ini yang memiliki tokoh jenius sebagai karakter utamanya, akan mengajak kamu untuk menyelami kehidupan orang – orang jenius.

1. The Theory of Everything (2014)

The Theory of Everything menceritakan kehidupan ilmuan terkenal dalam bidang kosmologi yakni Stephen Hawking. Stephen muda merupakan sosok pemuda yang sehat dan aktif. Dia bertemu dengan Jane Wilde seorang mahasiswi sastra saat berkuliah di Cambridge University.

The Theory of Everything (2014)
The Theory of Everything (2014)

Meskipun kedua anak muda ini sedikit malu – malu pada awalnya, namun seiring berjalannya waktu hubungan keduanya menjadi lebih dekat dan istimewa. Hal itu dibuktikan saat secara tiba – tiba, Stephen didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit syaraf motorik yang menjadikan otot dan syaraf tubuhnya tidak dapat berfungsi dengan baik.

Hosting Unlimited Indonesia
Mau diskon tambahan 5% ? Klik disini.

Lama kelamaan, penyakitnya itu semakin parah dan membuatnya mengalami kelumpuhan. Bahkan dokter memvonis bahwa Stephen hanya memiliki masa hidup kurang lebih dua tahun. Hal itu membuat kehidupan Stephen berubah total. Dia merasa bahwa hidupnya telah hancur. Dia mengalami stress berat hingga mengabaikan penelitiannya. Stephen hanya mengurung diri di kamarnya.

Lalu Jane datang menemui Stephen namun gadis itu malah diusir. Tapi Jane tidak menyerah dan pergi begitu saja. Dia memberikan semangat pada Stephen. Jane juga menyatakan bahwa dia mencintai dan selalu ingin mendampingi laki – laki itu, tidak peduli jika Stephen hanya memiliki waktu 2 tahun untuk hidup.

Tidak lama, keduanya pun memutuskan untuk menikah. Dalam pernikahan itu, mereka dikaruniai dua anak. Tapi di saat yang sama, penyakit Stephen semakin memburuk. Pernikahan mereka pun diuji dengan masuknya orang ketiga.

Namun, lagi – lagi mereka berdua dapat mengatasinya. Lalu Stephen menulis buku dan menjadi terkenal di seluruh dunia. Di sini Jane sudah tidak dapat menahannya. Dia merasa kesulitan setelah Stephen menjadi terkenal. Keduanya pun memutuskan untuk bercerai. Meski begitu Stephen dan Jane tetap berteman baik.

2. Searching for Bobby Fischer (1993)

Diadaptasi dari sebuah buku biografi karya Fred Watzkin yang menceritakan tentang anaknya yakni Josh Waitzkin. Fred menyadari bahwa anaknya itu memiliki bakat dalam permainan catur. Seperti yang kita ketahui, catur bukanlah permainan yang mudah.

Searching for Bobby Fischer (1993)
Searching for Bobby Fischer (1993)

Dalam catur, seseorang membutuhkan strategi dan konsentrasi yang tinggi. Nah, Josh yang masih kecil ini sudah memiliki bakat dalam bermain catur. Orang tua Josh awalnya membiarkan anaknya bermain catur bersama orang – orang dewasa di taman kota.

Para orang dewasa itu sangat baik pada Josh, bahkan mereka sangat kagum akan bakat bocah laki – laki itu. Lalu Ayahnya yang sadar akan potensi yang dimiliki anaknya, memutuskan untuk mencarikan seorang pelatih catur untuk Josh.

Dan terpilihlah Bruce Pandolfini sebagai pelatih catur Josh. Bruce mengajarkan banyak hal tentang catur kepada Josh. Mulai dari cara bersikap terhadap lawan mainnya, hingga teori dan permainan mental dalam catur. Lalu demi persiapan Josh untuk ikut dalam kompetisi resmi, Bruce meminta Josh untuk tidak bermain di taman kota bersama orang – orang dewasa di sana.

Puncaknya ketika bocah pemain berbakat lainnya muncul bernama Jonathan Poe. Jonathan berusia satu tahun di bawah Josh dan permainan caturnya sebanding dengan kemampuan Josh.

Kisah Josh sebagai seorang anak dengan kemampuan luar biasa ini, tanpa sadar menyampaikan pada kita bahwa bakat luar biasa yang dimiliki oleh seseorang bisa saja menjadi beban yang dapat menghantuinya.

3. Gifted (2017)

Frank Adler adalah seorang pria single yang membesarkan keponakannya yang berumur 6 tahun bernama Mary seorang diri. Berbeda dengan anak kecil pada umumnya, Mary sedikit spesial. Mary memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang matematika.

Gifted (2017)
Gifted (2017)

Kepala sekolah di tempat Mary bersekolah menawarkan beasiswa pada Mary untuk bersekolah di sekolah khusus anak – anak spesial seperti Mary, tapi Frank menolaknya. Dia menginginkan Mary menghabiskan masa kecilnya sama seperti anak – anak seusianya seperti bermain.

Guru wali kelasnya yakni Mrs. Stevenson bahkan memberikan soal kalkulus lanjutan untuk dikerjakan oleh Mary saat ujian dan gadis kecil itu berhasil menyelesaikannya sebelum teman – temannya yang lain menyelesaikan soal ujian mereka.

Selain itu, menghabiskan masa kecilnya tinggal bersama pria dewasa sepertinya membuat Mary juga bertingkah dan berbicara seperti orang dewasa. Mary juga pernah melayangkan tinju kepada seorang anak yang merundung anak lain. Hal itu hampir membuat Mary dikeluarkan dari sekolah.

Di sisi lain, Ibu Mary yakni Evelyn yang telah lama menghilang tiba – tiba datang mengunjungi putrinya itu. Dia bahkan membawakan hadiah untuk Mary, yakni sebuah komputer. Kedatangan Evelyn bukan tanpa maksud, dia ingin mengasuh Mary.

Selain itu, Evelyn juga menginginkan Mary untuk masuk ke Massachusetts Institute of Technology (MIT), yang tentu saja langsung ditentang oleh Frank yang menginginkan Mary menjalani masa kecil seperti gadis seumurannya.

Perebutan hak asuh ini pun dibawa ke pengadilan, yang berakhir dengan keputusan agar Mary tinggal bersama keluarga angkat hingga umurnya 12 tahun dan dapat memutuskan sendiri dengan siapa dia akan tinggal.

4. Bad Genius (2017)

Lyn dan Bank merupakan dua siswa teladan serta pandai di sekolahnya. Sayangnya keadaan ekonomi keluarga mereka kurang baik. Lyn memiliki Ayah yang berprofesi sebagai guru sedangkan Ibu Bank berprofesi sebagai pemilik sebuah laudry kecil.

Bad Genius (2017)
Bad Genius (2017)

Semuanya diawali ketika salah seorang teman Lyn yakni Grace kesulitan mengerjakan soal saat ujian. Lyn pun memutuskan untuk memberikan temannya itu contekan.

Hal ini lalu diketahui oleh Pat yang kemudian menyarankan Lyn untuk memanfaatkan kemampuannya dalam bidang akademik untuk mendapatkan uang. Awalnya Lyn menolak untuk melakukannya, namun belakangan dia akhirnya mengikuti saran Pat.

Setelah itu, Pat mengumpulkan teman – teman mereka yang bersedia membayarkan sejumlah uang demi mendapatkan contekan dari Lyn. Bank yang mengetahui hal ini melaporkan sindikat pencontek ini ke guru pengawas ujian.

Segera Lyn dipanggil ke ruang kepala sekolah untuk diberi hukuman. Akibat hal itu, Lyn kehilangan kesempatannya untuk ikut serta dalam pelaksanaan ujian mendapatkan beasiswa dari kedutaan besar Singapura.

Lalu Pat dan Grace kembali mengajak Lyn untuk bekerjasama dalam ujian STIC, yang lagi – lagi awalnya ditolak Lyn. Menurut Lyn dia tidak memiliki kuasa dalam membatu mereka berbuat curang kecuali mendapatkan bantuan dari orang lain.

Dan orang itu adalah Bank. Tapi Bank kan akan ikut ujian beasiswa dari kedutaan besar Singapura jadi tidak mungkin mereka akan dibantu oleh Bank, apalagi sebelumnya Bank sudah pernah melaporkan perbuatan curang mereka sekali.

Maka para remaja itu mengirimkan tukang pukul agar memukuli Bank sampai babak belur dan tidak dapat berpartisipasi dalam ujian tersebut. Yang mengakibatkan mau tidak mau, Bank yang membutuhkan uang akhirnya setuju untuk bergabung bersama Lyn dan teman – temannya.

5. The Imitation Game (2014)

Film ini mengangkat kisah nyata dari Alan Turing, seorang ahli pemecah teka – teki dan matematikawan asal Inggris saat perang dunia II. Alan merupakan salah seorang yang mendapatkan misi rahasia dalam memecahkan kode rahasia enigma yakni mesin pengirim pesan antar tentara buatan Nazi.

The Imitation Game (2014)
The Imitation Game (2014)

Kode – kode rahasia dari mesin itu sangat rumit dan sulit untuk dipecahkan dan Alan beserta timnya harus memecahkan kurang lebih 159 kode setiap harinya yang mana diluar batas wajar kemampuan manusia. Demi menuntaskan misinya, Alan mencoba membuat sebuah mesin yang mampu memecahkan kode enigma.

Mesin buatan Alan memiliki rancangan yang sangat rumit dan juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam pembuatannya. Sayangnya ide Alan ini ditentang oleh komandannya dan malah meragukan kemampuan Alan dalam membuat mesin itu.

Dengan kepribadian Alan yang gemar menyendiri bahkan tidak pernah bergaul, menimbulkan rasa curiga dari rekan – rekannya bahwa mungkin Alan adalah seorang mata – mata Uni Soviet. Berbeda dengan sikap komandan beserta rekan – rekan Alan, panglima jendral Stewart Menzies dan perdana menteri Inggris yakni Sir Winston Churchill justru mendukung Alan dan gagasan yang dimilikinya.

Berkat dukungan kedua orang penting itu, Alan ditunjuk sebagai ketua di sebuah tim pemecah kode di Bletchley yang membuatnya memiliki wewenang dalam menentukan rancangan kerja timnya itu. Lalu, kedatangan seorang anggota baru yakni Joan Clarke di timnya, membantu Alan secara perlahan mendapatkan kepercayaan dari anggota timnya yang lain.

6. The Book of Henry (2017)

Henry merupakan seorang bocah laki – laki berumur 11 tahun yang tinggal bersama Ibunya yakni Susan Carpenter dan Adik kecilnya yaitu Peter. Henry jauh berbeda dengan anak – anak seusianya. Dia cenderung lebih dewasa dan cerdas. Jika dalam sebuah keluarga, biasanya Ibu yang berperan mengurus segala kebutuhan anaknya, tidak dengan Henry.

The Book of Henry (2017)
The Book of Henry (2017)

Malah Henry yang mengurus Ibunya, mulai dari mengatur keuangan hingga urusan rumah tangga. Henry juga sangat akrab dengan adiknya Peter yang berumur 8 tahun. Dia sering menemai adiknya itu bermain.

Di sekolah, Henry yang berbeda dari teman – teman seumurannya, sering kehilang fokus dalam kelas karena merasa pelajaran itu kurang menarik. Kecerdasan Henry bukan saja di atas teman – temannya, bisa dibilang Henry mungkin lebih pintar dari guru – gurunya di sekolah.

Suatu hari dia merasa curiga terhadap seorang tetangganya yakni Glenn Sickleman. Glenn tinggal bersama putri tirinya yakni Christina. Yang Henry curigai adalah, tindakan Glenn yang telah melakukan penganiyaan terhadap putri tirinya itu.

Meskipun Henry telah mencoba untuk melaporkannya ke polisi, tapi Glenn selalu berhasil lolos. Henry lalu memutuskan untuk menyusun rencana untuk menyelamatkan Christina dari Ayah tirinya dan menjebloskan Glen ke penjara.

Rencananya itu disusunnya dalam buku catatannya yang kemudian disebutnya The Book of Henry. Sayangnya sebelum menjalankan rencananya itu, Henry didiagnosa mengalami tumor otak yang kemudian merenggut nyawa bocah jenius itu.

Bukunya itu lalu ditemukan oleh Peter yang kemudian memperlihatkan rencana Henry pada Ibunya. Mereka pun berusaha untuk mengikuti rencana yang telah disusun Henry di bukunya dan menyelamatkan Chritina.

Review Film : Onward (2020)

7. The Man Who Knew Infinity (2015)

Film ini merupakan adapatasi dari sebuah buku karya Robert Kanigel dengan judul sama. Berlatar perang dunia I saat India masih dijajah oleh Inggris, seorang matematikawan India bernama Srinivasa Ramanujan memutuskan untuk pergi ke Inggris dan berkuliah di Universitas Cambridge.

The Man Who Knew Infinity (2015)
The Man Who Knew Infinity (2015)

Sebelum bertolak ke Inggris, Srinivasa merupakan seorang juru tulis di negaranya India. Awalnya Srinivasa mengirimkan sebuah surat untuk seorang matematikawan dan juga profesor di Cambridge yakni G.H. Hardy. Suratnya itu ternyata mendapatkan respon yang positif dari profesor Hardy dan berkat itu Srinivasa diterima untuk bersekolah di Universitas Cambridge.

Srinivasa pun memutuskan untuk pergi ke Inggris dan mendapat dukungan dari sang Istri. Kuliah di negeri orang pastilah memiliki kesulitan tersendiri. Mulai dari perbedaan etnis dan budaya hingga agama. Belum lagi, Srinivasa harus mengikuti beberapa mata kuliah tambahan karena dia tidak memiliki latar belakang pendidikan formal.

Untungnya Profesor Hardy membantu Srinivasa dan mendorongnya agar mampu beradaptasi dengan segala perbedaan yang ada.

Dengan bantuan Profesor Hardy, Srinivasa mampu membuktikan teori – teori yang dibuatnya. Bahkan dia akhirnya dapat mempublikasikan karyanya yang tentu saja memiliki campur tangan Profesor Hardy. Sayangnya setelah tinggal di Inggris dalam waktu yang cukup lama, Srinivasa malah didiagnosa menderita penyakit Tuberkulosis.

Walaupun sudah berusaha untuk mengobati penyakitnya itu, Srinivasa tidak dapat sembuh secara total. Lalu setelah satu tahun kepulangannya dari Inggris kembali ke kampung halamannya, Srinivasa pun meninggal dunia.


Setelah menonton film – film ini, kamu akan mendapatkan banyak pesan moral dan mungkin bisa memberikan kamu motivasi. Semoga informasi film ini bisa jadi pilihanmu saat akhir pekan bersama keluarga atau teman.

Mahardika Dewi

Pernah berkuliah di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. A Bookworm, and also addicted to movie, anime, and drama series.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Close
Close

Alasan untuk Mematikan Adblock

Selamat datang di SurgaTekno - Informasi Terbaru Teknologi, Gadget dan Games. Untuk dapat mengakses konten kami, silahkan terlebih dahulu mematikan plugin Adblock. Karena di beberapa fitur tidak dapat digunakan ketika anda menggunakan Adblock.